Cari Blog Ini

Sabtu, 20 Januari 2024




1.   SUNAN AMPEL

Raden Rahmat bersama ayahanda ke Jawa untuk menyebarkan dakwah Islamiyah, disertai dengan saudara tuanya Ali Musada dan kawannya bernama Abu Hurairah, putra dari Raja Champa. Mereka datang di Tuban. Mereka menetap di Tuban selama beberapa saat, sampai suatu ketika sang ayah wafat. Raden Rahmat sempat berangkat ke Majapahit menemui bibinya yang dinikahi Raja Majapahit yang memeluk agama Buddha.

Babad Ngampeldenta mengungkapkan bahwa peresmian Raden Rahmat menjadi imam di Surabaya dengan gelar sunan dan kedudukan wali di Ngampeldenta, digelar oleh Raja Majapahit. Dengan begitu, Raden Rahmat dikenal dengan sebutan Sunan Ampel. Raden Rahmat juga diangkat menjadi imam Masjid Surabaya oleh pejabat Pecat Tandha di Terung bernawa Arya Sena. Atas dasar hubungan baik dengan Raja Majapahit, Raden Rahmat diizinkan tinggal di Ampel beserta keluarga-keluarga yang diserahkan oleh Raja Majapahit. Dalam perjalanan menuju Ampel, Raden Rahmat melewati daerah Pari, Kriyan, Wonokromo, dan Kembang Kuning yang merupakan wilayah hutan. Di sana, Raden Rahmat dipertemukan dengan Ki Wiryo Saroyo yang dikenal sebagai Ki Bang Kuning atau Mbah Karimah yang akhirnya menjadi pengikut Raden Rahmat.

Sunan Ampel merupakan putra dari Syaikh Ibrahim As-Samarkandi. Ia tokoh Wali Songo pertama yang berperan besar dalam menyebarkan Islam di Jawa, dan tempat lain di Nusantara.Sunan Ampel mendirikan Pesantren Ampeldenta untuk mendidik para kader penggerak dakwah Islam. Seperti Sunan Giri, Raden Patah, Raden Kusen, Sunan Bonang, dan Sunan Drajat. Ia juga membangun keluarga-keluarga muslim dalam suatu jaringan kekerabatan, dengan cara mengikat juru dakwah Islam dengan putri-putri penguasa bawahan Majapahit dalam ikatan pernikahan. Sehingga dakwah Islam dapat menyebar ke beberapa daerah. 

Ampel menikahi putri dari Bupati Tuban, Arya Teja, yang juga merupakan cucu dari Arya Lembu Sura Raja Surabaya yang beragama Islam. Jejak dakwah Sunan Ampel tidak hanya di Surabaya dan ibu kota Majapahit, melainkan menyebar hingga ke daerah Sukadana di Kalimantan.
Mengutip buku Atlas Wali Songo: Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo Sebagai Fakta Sejarah karya Agus Sunyoto, berikut uraian mengenai biografi Sunan Ampel.

Penulis : maulana cahyo aby ritmono

Sumber : wikipedia


Daftar Blog Saya